MANAMA - Pemerintah Bahrain dilaporkan menangkap salah seorang aktivis HAM terkenal Nabeel Rajab. Pria ini ditangkap atas tuduhan merendahakan lembaga negara.
Menurut Pemerintah Bahrain, Rajab telah melancarkan penghinaan melalui Twitter. Dalam tweet-nya, Rajab menyebut banyaknya warga Bahrain yang bergabung dengan ISIS, berasal dari Institut Keamanan Bahrain.
"Rajab telah dipanggil oleh Departemen Kejahatan Siber dan telah kami tahan sepanjang malam tadi," sebut pernyataan resmi Pemerintah Bahrain, seperti dikutip dari BBC, Kamis (2/10/2014).
Bukan sekali ini Rajab ditahan Pemerintah Bahrain. Dia sempat mendekam di penjara selama dua tahun sejak 2012.
Hal tersebut dikarenakan Rajab merupakan seorang aktivis yang vokal mengkritik pemimpin Bahrain, Hamad al Khalifa. Rajab juga menjadi otak di balik penggerak protes besar di Bahrain pada 2011.
(Andreas Gerry Tuwo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.