Terlepas bukan menjadi penilaian utama yang menentukan, tes keperawanan secara fisik telah menimbulkan trauma. Tes keperawanan merupakan pengalaman buruk bagi perempuan yang mengikuti seleksi masuk kepolisian.
Dewi juga mempertanyakan apa pentingnya tes keperawanan terhadap calon Polwan. Menurutnya, institusi kepolisian tidak paham apa makna dan maksud dari tes keperawanan. Praktik tersebut jelas menunjukkan kerasnya budaya yang meminggirkan sekaligus merendahkan perempuan.
(Susi Fatimah)