TERNATE - Curah hujan cukup tinggi yang mengguyur Kota Ternate sejak pagi tadi, membuat material banjir lahar hujan Gunung Api Gamalama mengalir kembali ke sejumlah kali mati.
Salah satunya Barangka (kali mati) Tugurara di kelurahan Tubo yang kembali dialiri lahar hujan dari kawah puncak Gamalama, Kamis (25/12/2014).
Ratusan warga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Tugurara, sempat mengalami kepanikan dan berhamburan keluar rumah karena mendengar bunyi gemuruh aliran air yang membawa ribuan kubik material dari puncak Gunung Api Gamalama.
Sebagian warga dari kelurahan Tubo, Dufa-Dufa, serta Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, keluar rumah dan menyaksikan langsung aliran lahar hujan di Barangka Tugurara. Mengetahui bahwa aliran lahar dingin tidak terlalu membahayakan, warga pun kembali tenang.
Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman, turut memantau langsung kondisi kali mati Tugurara. Kepada warga, Burhan mengimbau agar tetap waspada dan tidak panik.
“Debit material lahar hujan Gunung Gamalama yang dikeluarkan volumenya masih kecil sehingga tidak membahayakan warga,” ujarnya, Kamis (25/12/2014) siang.