Warga juga diminta agar tetap tenang dan tidak mengungsi sendiri-sendiri karena sudah ada petugas yang memantau langsung kondisi lahar hujan.
“Sejumlah petugas dari instansi terkait, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ternate, Dinas Sosial, Taruna Tanggap Bencana (Tagana) dan Basarnas, telah disiagakan di lokasi-lokasi yang dianggap rawan bencana lahar hujan,” papar Burhan.
Pemkot Ternate sendiri telah menyiapkan 15 titik pengungsian untuk mengantisipasi arus pengungsi banjir lahar hujan termasuk terminal posko evakuasi yang tersebar di wilayah kota Ternate.
Sementara itu, Gunung Gamalama secara visual diselimuti kabut tebal. Dari data PVMBG Pos Pemantau Gunung, Gamalama masih dinyatakan berstatus siaga (level III) dan mengalami penurunan aktivitas semburan debu vulkanik serta embusan gempa tremor dalam beberapa waktu terakhir ini.
Tugurara sendiri, pada Kamis dinihari dialiri lahar dingin pertama kalinya akibat hujan sejak Rabu sore hingga tengah malam. pada pagi hingga siang ini, sudah dua kali Tugurara dialiri lahar dingin material erupsi Gamalama.
(Kemas Irawan Nurrachman)