Saat malam pergantian tahun 2015, suara ledakan petasan di Kota Denpasar tidak pernah berhenti. Namun, dibandingkan tahun sebelumnya jumlah korban akibat terkena petasan sudah menurun drastis.
Pada tahun sebelumnya, jumlah korban akibat terkena petasan mencapai 15 orang di Denpasar. Dari jumlah korban tersebut, lima diantaranya menjalani perawatan intensif dirumah sakit tersebut.
Sementara itu, sejak Rabu (31/12) pukul 19.00 Wita hingga Kamis pukul 08.00 Wita, RSUP Sanglah telah menangani 12 pasien kegawatdaruratan.
Sebanyak sembilan pasien itu ditangani bagian bedah, sedangkan tiga orang lainnya ditangai bagian medik. Di antara pasien yang masuk pada saat-saat menjelang dan sesudah pergantian tahun itu adalah dua orang mabuk minuman keras, dan satu pasien ibu hamil.
"Untuk penanganan kasus kecelakaan lalu lintas sejak tadi malam sedikitnya ada dua korban yang menjalani perawatan yakni pasien dari Kabupaten klungkung dan Bangli," ujarnya.
(Carolina Christina)