Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, 12 pemandu wisata tersebut direkrut sebagai tenaga kontrak di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta. Rupanya, Ahok tidak ingin memperpanjang masa tugas mereka.
"Pemandu wisata bagian dari dinas pariwisata yang lagi promosi dan itu ada kontraknya," tegas Ahok.
Seperti diketahui, sejak 5 Januari 2015, Bus Jakarta City Tour tidak lagi memakai jasa pemandu wisata. Kebijakan ini diputuskan ketika layanan wisata tersebut belum genap beroperasi selama setahun.
(Dede Suryana)