SUMEDANG - Tim dokter RSUD Sumedang sedang fokus menangani Adeng (46) dan dua anaknya yang lumpuh. Namun, Ridwan Gunawan (11) juga akan diperiksa karena dikhawatirkan mengikuti jejak ayah dan dua kakaknya, di kemudian hari.
Tim dokter berkaca dari kronologi kelumpuhan yang menimpa dua kakak Ridwan saat berusia belasan tahun. Apalagi, penyakit tersebut faktor turunan mengingat saudara sedarah Adeng juga mengalami penyakit serupa.
Dirut RSUD Sumedang, Hilman Taufik, mengatakan penyakit yang diderita ayah dan kakak Ridwan memang belum tentu diidap 'si Bocah Tangguh'. Tapi ia menginginkan ada langkah pencegahan agar Ridwan tidak bernasib sama seperti mereka.
Langkah pertama yang dilakukan adalah mengobservasi kondisi ayah dan dua kakak Ridwan. Setelah itu, tim dokter akan mengevaluasi dan memetakan langkah agar Ridwan tidak mengalami kelumpuhan.
"Kami ingin evaluasi, setelah didapat kesimpulannya yang pastinya apa, baru kita buat langkah khusus buat Ridwan supaya nanti ada langkah preventifnya. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti kakaknya," kata Hilman.
Dalam pemeriksaan yang dijadwalkan pada Senin 26 Januari 2015, tim dokter akan memeriksa berbagai hal. Beberapa langkah yang akan diambil adalah memeriksa syaraf, rontgen beberapa bagian tubuh, hingga tes laboratorium.