13. Lumajang
Potensi gerakan tanah menengah-tinggi: Senduro, Pasirian, Pronojiwo, Gucialit, Candipuro, Tempursari, Ranuyoso, Kedungjajang bagian barat, Randuagung, Klakah.
Potensi gerakan tanah menengah: Tempeh bagian utara, Sukodono.
14. Probolinggo
Potensi gerakan tanah menengah-tinggi: Sukapura, Pakuniran, Lumbang, Maron, Banyuanyar, Tegalsiwalan, Wonomerto, Kotaanyar, Sumber, Tiris, Gading, Paiton bagian timur, Krucil, Bantaran, Tongas, Kuripan.
Potensi gerakan tanah menengah: Besuk, Krejengan, Leces.
15. Jember
Potensi gerakan tanah menengah-tinggi: Sumberbaru, Puger bagian tenggara, Wuluhan, Mayang, Ambulu, Janggawah, Tanggul, Bangsalsari, Rambipuji, Arjasa, Panti, Sukorambi, Ledokombo, Silo, Wuluhan, Sumberjambe, Sukowono, Kalisat, Tempurejo, Mumbulsari, Pakusari, Patrang, Kaliwates, Ajung, Gumukmas, Balung.
16. Situbondo
Potensi gerakan tanah menengah-tinggi: Situbondo, Panarukan, Bungatan, Suboh, Sumbermalang, Besuki, Banyuglugur, Jatibanteng, Panji, Mlandingan, Banyuputih, Arjasa, Kendit.
Potensi gerakan tanah menengah: Kapongan, Jangkar, Asembagus.
17. Bondowoso
Potensi gerakan tanah menengah-tinggi: Maesan, Sukosari, Pakem, Tegalampel, Tapen, Curahdami, Cermee, Prajekan, Tlogosari, Wonosari, Grujugan, Klabang, Pujer, Wingin.
Potensi gerakan tanah menengah: Binakal, Sempol, Tenggarang, Sumberwaringin
18. Banyuwangi
Potensi gerakan tanah menengah-tinggi: Wongsorejo, Pesanggrahan, Giri, Kabat, Glenmore, Kalibaru, Kalipiro.
Potensi gerakan tanah menengah: Glagah, Sanggon, Bangunrejo bagian utara, Genteng.
19. Jombang
Potensi gerakan tanah menengah-tinggi: Wonosalam, Mojowarno, Mojoagung.