BAGHDAD - Menjelang pencabutan jam malam di Irak, lima ledakan bom terjadi di Baghdad. Peristiwa tersebut menewaskan sedikitnya 37 orang dan melukai puluhan orang lainnya.
Sebagian besar korban dalam kelima serangan bom tersebut adalah penduduk sipil. Salah satu serangan merupakan bom bunuh diri di sebuah restoran di lingkungan Shiah. Serangan lainnya berasal dari bahan peledak yang ditanam di distrik perdagangan yang ramai.
Selama 11 tahun, Irak menerapkan jam malam bagi penduduknya. Pencabutan jam malam dan demiliterisasi beberapa wilayah di Baghdad merupakan upaya untuk menormalisasi kehidupan di ibu kota Irak tersebut.
Para pejabat setempat berharap dapat memperlihatkan bahwa Baghdad tidak lagi menghadapi ancaman dari ISIS. Namun, penghapusan jam malam ini mengundang pro dan kontra dari penduduk Baghdad.