Namun, mantan Ketua Tim Transisi tersebut mengatakan, hingga saat ini belum ada keputusan pasti apakah akan pindah ke Bogor atau tidak. Pihaknya hanya menyiapkan kebutuhan saat Presiden bermalam di Istana Bogor.
"Belum ada rencana. Bergantung keinginan Presiden. Yang kami siapkan kalau Presiden lebih sering ke Istana Bogor dan memutuskan bermalam disana, itu yang kami siapkan. Ada wismanya untuk Presiden. Kalau Presiden bermalam dan minta menteri rapat esok paginya ada paviliun-paviliun di Istana Bogor yang harus disiapkan," katanya.
"Relatif tidak terlalu besar persiapannya hanya selama ini tidak pernah difungsikan sebagai wisma, sebagai rumah, jadi ada hal-hal yang disiapkan," jelasnya.
(Misbahol Munir)