"Boleh cari kader, ibarat Perindo itu rumah kader yang ditonton rakyat Indonesia, yang dilihat bukan kisruhnya saja (dalam politik), tapi kader itu menjadi rujukan. Kalau mereka bagus dan sebagainya, Perindo akan meningkat lagi kalau tidak akan jadi seperti partai baru lainnya. Silakan orang berbondong ke Perindo, tapi tetap pada ikon melalui Indonesia Sejahtera," tegasnya.
Lebih jauh, dia juga mengingatkan Perindo untuk berhati-hati terhadap kader yang sekiranya dapat membuat buruk nama Perindo yang baru dibangun di tengah masyarakat itu.
"Ketika Perindo ingin membumikan konsepsi Indonesia sejahtera, kader ini akan dijual, diusung menjadi pemimpin di Pilkada, jadi anggota dewan dan kepala daerah. Ini stok orang yang ada itu dilihat, jangan kira-kira memburukkan nama Perindo," tutupnya.
(Rizka Diputra)