LEICESTER – Richard III, raja terakhir Inggris dari Dinasti York, akan dimakamkan untuk yang kedua kalinya setelah 530 tahun kematian. Kerangka Raja Inggris di abad 15 ini ditemukan pada 2012 di sebuah situs di Leicester yang kini menjadi lapangan parkir.
Richard III adalah Raja Inggris yang hidup pada 1452 hingga 1485. Dia terbunuh di Leicester dalam pertempuran Bosworth, sebuah peristiwa yang merupakan bagian dari Perang Mawar antara Keluarga Lancaster yang dipimpin Henry Tudor dengan Keluarga York yang dipimpin oleh Richard III.
Ciri khas sang raja adalah tulangnya yang menderita skoliosis atau kelainan yang membuat tulang belakang membentuk huruf ‘S’. Kemudian hasil tes DNA yang meyakinkan peneliti bahwa kerangka yang mereka temukan memang Raja Inggris yang digambarkan oleh Shakespeare sebagai orang yang kejam karena membunuh keponakannya untuk mendapat takhta.
“Kami memprediksi 99,9 persen ini adalah kerangka Raja Richard III,” kata peneliti dari Universitas Leicester, Dr Turk King, seperti dikutip dari CBS News, Sabtu (21/3/2015).
Setelah kematiannya, Richard III dimakamkan dalam sebuah upacara sederhana. Jenazahnya diletakkan di dalam lubang dangkal oleh para Biarawan Greyfriars. Pemakaman ulang sang raja akan dilakukan di Gereja Leicester yang menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.
Upacara pemakaman ulang Richard III akan dilakukan pada 26 Maret 2015 di Gereja Inggris yang dipimpin Uskup Agung Canterbury dengan pengiring musik dari militer Inggris, tamu istimewa, para keturunan pejuang yang bertempur di Bosworth, serta 200 warga yang dipilih melalui undian.
(Hendra Mujiraharja)