Kunipah juga mengungkapkan, memang ada beberapa orang yang datang untuk melihat makam tersebut. Namun demikian ia tidak mengetahui apakah yang datang itu bagian dari keluarga Dr GA Poch atau tidak. Tak hanya itu, beberapa anak-anak sekolah juga pernah mengunjungi makam DR. GA Poch ini.
"Beberapa waktu ada anak-anak sekolah yang juga datang. Mereka kesini datang untuk berfoto. Makam ini memang tidak ada yang jaga. Ya biasanya jika ada warga yang datang dan langsung ditunjukkan," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Walikota Surabaya Tri Rismaharini akan menelusuri jejak Adolf Hitler di Surabaya. Pasalnya, Risma mendengar langsung dari Budayawan asal Jombang EMHA Ainun Nadjib terkait jejak Hitler di Surabaya.
Upaya ini adalah rangkain persiapan untuk pembuatan museum. Sebab, sampai saat ini Kota Surabaya tidak punya museum. Sementara sejumlah peninggalan sejarah Kota Surabaya disimpan di museum Mpu Tantular, Sidoarjo.
(Carolina Christina)