Paham-paham radikal tersebut, sambung dia, sudah masuk ke masyarakat bukan hanya melalui media sosial tetapi mulai dimasukan ke dalam buku mata pelajaran agama Islam. Hingga akhirnya pemerintah menyatakan akan menarik peredaran buku-buku tersebut.
"Karena saat ini banyak ruang publik yang sengaja disebarkan tentang kekerasan, tentang jihad, dan juga masuk ke program pemerintah," tuntasnya.
(Susi Fatimah)