Andi Azis, Veteran Front Eropa yang Menolak Tjakrabirawa

Randy Wirayudha, Jurnalis
Minggu 05 April 2015 06:03 WIB
Share :

Niatnya jadi prajurit terhalang pecahnya Perang Dunia (PD) II di Eropa. Dia kemudian masuk Koninklijke Leger (AD Belanda) yang ikut melawan pendudukan Jerman Nazi bersama sejumlah organisasi gerakan bawah tanah Belanda. Andi Azis juga kemudian mampu lolos melarikan diri dari Belanda ke Inggris, hingga mendapat pelatihan komando.

Pasca-PD II, Andi Azis berniat pulang untuk bertemu keluarganya dengan cara, ikut kesatuan KNIL dengan diberi pangkat Letnan Dua yang akan diberangkatkan ke Indonesia dan mendarat di Jakarta, 19 Januari 1946.

Dari sejarah karier singkat Andi Azis itulah, Soekarno berniat meminangnya jadi komandan Tjakrabirawa. Medio 1963, Brigjen Sabur atas utusan Soekarno, mendatangi Andi Azis dan memintanya menghadap Soekarno.

“Ia (Andi Azis) kadung kecewa karena diperlakukan layaknya seorang kriminal dan tidak layaknya prajurit seperti dalam tradisi Bugis, di mana lawan pun sama dihargainya layaknya teman,” tulis Petrik Matanasi dalam buku ‘Untung, Cakrabirawa dan G30S’.

(Randy Wirayudha)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya