AUCKLAND – Nama kelompok militan ISIS tidak memberi pengaruh kepada manusia, namun juga kepada binatang. Hal ini terjadi pada seekor domba yang menjadi peliharaan seorang pria di Auckland, Selandia Baru.
Domba itu diculik oleh orang tak dikenal sampai kemudian ditemukan terlantar di sebuah jalan di ibu kota Selandia Baru itu. Dalam tubuh hewan itu ada coretan bertuliskan nama kelompok militan yang telah menebar teror di Timur Tengah.
Kejadian ini mengundang simpati dari kelompok perlindungan binatang Negeri Kiwi itu. Direktur Eksekutif Save Animal from Exploitation, Hans Kriek, menyebut ulah perusak itu sebagai perbuatan bodoh dan dapat menyebabkan stres pada domba malang tersebut.
“Dalam skala kekejaman terhadap binatang hal itu bukanlah yang terburuk, tapi tetap saja itu perbuatan bodoh dan mungkin saja menyebabkan stres pada binatang itu,” kata Hans seperti dikutip Auckland Now, Jumat (8/5/2015).
Hans menambahkan bahwa cat semprot yang digunakan kepada Gracie – nama domba itu, bisa saja berbahaya dan beracun bagi binatang.
“Ini tidak lucu, dan jika mereka ingin menyampaikan sesuatu mereka dapat melakukannya dengan cara lain tanpa menyakiti binatang,” tegasnya.
Gracie ditemukan oleh seorang warga North Shore yang kemudian menghubungi perlindungan binatang. Pemilik domba itu berhasil ditemukan dan saat ini Gracie telah kembali kepada pemiliknya.
(Hendra Mujiraharja)