KATHMANDU - Data yang diperoleh dari Agen Satelit Angkasa Eropa menunjukkan Gunung Everest menyusut 2,5 sentimeter dari sebelumnya setelah gempa Nepal terjadi.
Penyusutan ini tidak akan menggeser Gunung Everest sebagai gunung terbesar dan tertinggi kedua di dunia. Sebagaimana diketahui, gunung tertinggi di dunia adalah K2 di perbatasan Pakistan dan China. Gunung Everest 785 kaki lebih rendah ketimbang Gunung K2.
Gunung Everest akan kembali ke tinggi semulanya setelah 2,5 tahun. Hal ini sesuai penelitian yang menunjukkan Puncak Himalaya bertambah ketinggiannya 1 sentimeter per tahun akibat tabrakan lempeng tektonik.
Selain itu, seperti diberitakan Express, Jumat (8/5/2015), ibu kota Nepal, Kathmandu, menjadi lebih tinggi 3 kaki. Wilayah Nepal juga bergeser 7 kaki.
Perubahan ini dihitung berdasarkan perbandingan gambar radar sebelum dan sesudah gempa.
(Pamela Sarnia)