Risiko itu seperti penolakan dari kerabat-kerabatnya maupun masyarakat umum. Sultan juga berharap tidak terjadi hal yang buruk pada siapa saja yang menentang sabda raja. Dia tidak akan mempermasalahkan karena melihat sabda raja akan keliru jika mengunakan logika atau pikiran.
“Orang Jawa itu kan melihat sesuatu dengan rasa, bukan pikiran. Kalau dengan pikiran, apa yang dilihat keliru. Yang bener itu belum tentu pener (pas atau sesuai),” ujarnya. (ris)
(Muhammad Saifullah )