WATERLOO – Dedikasi dan kerja selama puluhan tahun yang dilakukan oleh seorang pria Belgia akhirnya terbayar. Dia berhasil menyelesaikan sebuah diorama yang menggambarkan sebuah pertempuran bersejarah yang terjadi di Waterloo, sekitar 200 tahun lalu.
Willy Smout memulai pengerjaan diorama pertempuran Waterloo berukuran 40 meter persegi itu pada 1975 saat dirinya berusia 16 tahun. Pekerjaan itu dilakukannya di rumahnya di Desa Schaffen 70 km sebelah utara Waterloo, tempat peristiwa tersebut berlangsung.
Dia membutuhkan waktu sebanyak 40.000 jam dan dana sekira 150 ribu Euro (Rp2.2 miliar) untuk menyelesaikan diorama berskala 1/1000 itu. Smout mengaku bekerja keras dalam beberapa tahun terakhir untuk menyelesaikan karyanya sebelum peringatan 200 tahun peristiwa bersejarah itu.
“Selama beberapa tahun terakhir saya bekerja sangat keras untuk menyelesaikannya. Saya berhasil melakukannya pekan lalu,” katanya yang dikutip Russia Today, Selasa (12/5/2015).
Smout menjadi salah satu dari 200 ribu orang yang diundang untuk memperingati peristiwa yang terjadi pada 18 Juni 1815 itu.
Perang di Waterloo yang terjadi antara pasukan Prancis yang berkekuatan 73 ribu personel dipimpin Napoleon dengan pasukan koalisi tujuh negara yang berkekuatan 118 ribu personel dipimpin oleh Duke of Wellington Arthur Wellesley dari Inggris dan Gebhard von Bluecher dari Prusia mengakhiri masa kejayaan Kaisar Prancis tersebut.
Setelah kekalahan di Waterloo, Napoleon dibuang ke Pulau Saint Helena hingga akhir hayatnya pada 1821. Jasadnya baru dapat dipulangkan ke Prancis pada 1840.
(Hendra Mujiraharja)