JAKARTA - Dinamika menjelang dibukanya Kongres IV Partai Demokrat semakin memanas setelah sebagian kadernya ada yang tidak terdaftar menjadi peserta kongres yang digelar di Surabaya, Jawa Timur.
Pengamat politik dari Populi Center, Nico Harjanto menilai, keadaan itu menunjukkan partai berlambang bintang mercy itu tidak solid dan tidak dapat berkonsolidasi dengan baik. Menurutnya, hal itu terlihat dari adanya sebagian kecil kader yang merasa tidak diperhatikan oleh pengurus partai, padahal mereka mengaku pernah berjuang dalam membesarkan Partai Demokrat.
"Ini menunjukan bahwa Demokrat saat ini tidak sepenuhnya solid. Tidak sepenuhnya menjadi partai besar yang utuh dan berkonsolidasi dengan baik, karena ada sebagian kecil petugas-petugas kader atau mereka yang dulu pernah berjuang di Demokrat merasa berada di luar partai, tidak diperhatikan oleh partai sehingga muncul dinamika yang seperti terjadi di kongres sekarang," ujar Nico saat kepada Okezone, Selasa (12/5/2015).
Terkait pencalonan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menjadi ketua umum, Nico menilai, SBY akan mulus untuk memimpin kembali Partai Demokrat. Pasalnya, hampir 100 persen pengurus Partai Demokrat menyetujui bila SBY didorong kembali untuk memimpin Demokrat.
Sementara, adanya calon-calon lain yang bakal diusung sejumlah kader, sambungnya, hanyalah formalitas saja agar pemilihan ketua umum berjalan secara demokratis sesuai dengan nama partainya.