Trah Hamengkubuwono Sebut Ada Penyusup Masuk Keraton

, Jurnalis
Jum'at 29 Mei 2015 13:31 WIB
Sri Sultan HB X (Foto: Ist)
Share :

Isnoor menyatakan, Sabda Raja dan Dawuh Raja telah mengubah tatanan adat Keraton dan bisa mengakhiri dinasti Hamengku Buwono. Selain itu kedua sabda Sultan juga akan berimplikasi pada ranah sosial politik, menabrak Undang-undang Keistimewaan (UUK) dan Perdais. “Kami berada di belakang paugeran,” katanya.

Isnoor juga meminta para pangeran (adik-adik Sultan) untuk segera memperjuangkan.

Senada juga diungkapkan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Poerbokusumo, cucu HB VIII bahwa bertahtanya Sultan HB X atas dasar musyawarah dan mufakat keluarga besar putra HB IX, “Kami mengembalikan semua permasalahan ini kepada penerus dinasti Hamengku Buwono yang diamanatkan kepada penerus putra HB IX,” kata Purbokusumo.

Romo Acun, sapaan akrabnya berharap permasalahan yang menyangkut paugeran dapat ditegakkan kembali secara musyawarah kekeluargaan di antara keluarga HB IX agar gelar dan nama Sultan tetap lestari di atas dalem kagungan dalem Kasultanan Ngayogyakarta di masa yang akan datang.

(M Budi Santosa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya