"Kita tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan kami. Kami ingin semuanya berjalan baik-baik dan normal," tuturnya.
Saat menyambut kedatangan Menteri Yohana, pihaknya mengerahkan 20 pecalang desa adat untuk mengamankan rumah Angeline. Sebelumnya, ia juga menelefon keluarga supaya rumah mereka dibuka, mengingat akan ada tamu negara yang datang.
Awalnya Margaretha, ibu angkat Angeline, menolak kedatangan menteri. Namun setelah dipaksa, ia berjanji siap menerima kedatangan tersebut dengan mengutus seorang anaknya yang bernama Christin. Tetapi sampai Menteri Yohana datang, Margaretha sama sekali tidak terlihat. (ira)
(Muhammad Saifullah )