PDIP Bantah Minta Mahar saat Pilkada Serentak

Gunawan Wibisono, Jurnalis
Senin 08 Juni 2015 18:14 WIB
Foto: Dok Okezone
Share :

JAKARTA - Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara serentak pada Desember 2015, muncul isu bahwa kader partai yang ingin maju menjadi calon kepala daerah harus membayar uang mahar.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan tidak pernah diminta memberi mahar dalam Pilkada Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

"Saya pernah maju di pilkada, dan saya tak pernah bayar mahar ke PDIP," ujar Ganjar di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2015).

Mantan anggota Komisi II DPR RI ini tidak percaya dengan permintaan mahar tersebut. Namun, ia tidak membantah jika ada permintaan biaya untuk saksi kampanye.

"Enggak ada lah (mahar pilkada ke partai). Mungkin maksudnya pembiayaan kampanye saksi," tutur politikus PDIP itu.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu muncul isu tentang praktik "uang perahu" atau mahar yang dilakukan sejumlah kader atau calon kepala daerah. Mereka diharuskan menyetorkan sejumlah uang jika ingin maju dari partai politik tertentu.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya