BANTUL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta bakal fokus mengawasi calon incumbent (petahana ) yang maju pada Pilkada 2015. Sebab, calon petahana rentan menyelewengkan anggaran untuk keperluan pilkada.
"Semua tahapan fokus kami awasi, termasuk calon incumbent jelas akan menjadi fokus sendiri dalam pengawasan," ujarAnggota Bawaslu Yogyakarta Divisi Penindakan Pemilu Sri Wardiningsih, Rabu (10/6/2015).
Menurut dia, tiga kabupaten di Yogyakarta, yakni Sleman, Bantul, dan Gunung Kidul akan menyelenggarakan Pilkada serentak pada Desember 2015. Informasi yang beredar di masyarakat ketiga bupati masing-masing kabupaten akan kembali maju pada pilkada mendatang.
Sri menambahkan, calon petahana sangat dekat dengan kekuasaan. Oleh karena itu, kekuasaan tersebut rentan disalahgunakan. Semisal memutasi pejabat jelang pilkada dimulai pada 9 Desember 2015. Oleh karena itu, ia meminta calon petahana nantinya untuk sementara tidak melakukan mutasi.
"Beberapa bulan lalu, kami juga sudah berkirim surat kepada masing-masing bupati untuk mengingatkan mereka agar tidak melakukan pemindahan pejabat di lingkungan pemkab. Karena itu dilarang," katanya.
(Abu Sahma Pane)