Pejabat Dinas Syariat Islam Banda Aceh, Ridwan, dalam tausiah singkatnya sebelum prosesi pencambukan mengatakan, eksekusi cambuk ini digelar sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjalankan syariat Islam, sebagai amanah konstitusi.
"Sebenarnya, syariat Islam ini amanah dari Negara. Siapapun pemimpinnya, tetap harus menjalankannya," ujarnya.
Menurutnya, hukuman cambuk ini bukan untuk menghina manusia, tetapi untuk memberi pelajaran kepada masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran syariat. "Mudah-mudahan yang dicambuk hari ini menjadi pelajaran bagi kita semua," tukasnya. (fal)
(Syukri Rahmatullah)