Tidak hanya itu, Pak Ogah juga memberikan satu lusin boneka khusus untuk Angeline yang dipasang di atas pohon kamboja.
"Saya beberapa hari terakhir tiap malam tidur di rumah sakit menjaga jenazah Angeline," tutur pria asal Madiun, Jawa Timur itu.
Demikian pula, Pak Ogah juga telah diizinkan keluarga untuk berada di dalam mobil jenazah Angeline yang akan membawanya pulang ke kampung halaman di Wadung Pal, Kecamatan Glenmor, Banyuwangi untuk dikebumikan.
Atas duka yang menimpa Angeline, Pak Ogah meminta pelakunya dihukum berat. "Ya semoga ke depan pemerintah lebih ketat lagi dalam memberikan hak adopsi anak, agar kasus Angeline tidak terulang lagi," tutupnya.
(Susi Fatimah)