NEW DELHI - Sebanyak 33 orang tewas setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan beracun di Mumbai, India. Wakil komisaria Polisi Mumbai, Dhananjay Kulkarni, mengatakan, para korban yang berada di wilayah Malad merasa sakit sesaat setelah meneguk minuman alkohol beracun.
“Sebanyak 33 orang tewas dan sembilan lainnya dalam kondisi kritis. Korban tewas kemungkinan bertambah,” kata Kulkarni, seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (20/6/2015).
Setidaknya ada 30 korban lain yang masih dalam perawatan di rumah sakit. Salah seorang istri korban, Tayra Khan, menuturkan suaminya dibawa ke rumah sakit setelah ia muntah-muntah dan sakit perut.
“Dia meninggal tiga jam kemudian, meninggalkan saya dan tiga anak kami yang masih kecil,” tuturnya.
Kulkarni menjelaskan, pihaknya telah menangkap tiga tersangka pada Kamis 18 Juni 2015 malam. Ketiganya berusia 30, 47,dan 50 tahun. Ketua Menteri Maharashtra, Devendra Fadnavis, mendesak agar penyelidikan tersangka segera dilakukan.
India menyaksikan sejumlah kematian akibat minuman alkohol beracun. Sebanyak 29 orang di Uttar Pradesh merenggang nyawa akibat miras beracun pada Januari lalu.
Sementara pada 2011 tercatat 170 kematian dan di Bengal Barat dan di Gujarat lebih dari 100 orang tewas setelah menenggak miras oplosan pada Juli 2009.
(Pamela Sarnia)