SEMARANG - Istri Kapten Sandy Permana, Fitriana Hapsari, tak berhenti menangis sepanjang upacara pemakaman suaminya di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang.
Sejak menginjakkan kaki di pintu masuk kompleks Giri Tunggal hingga akhirnya bersimpuh di samping kuburan sang suami, air mata terus memenuhi pelupuk mata Fitriana.
Hari ini, Sandy yang meninggal akibat pesawat Hercules C-130 yang dipilotinya mengalami masalah dan jatuh di Medan, Sumatera Utara, dimakamkan.
Sepanjang upacara pemakaman Sandy, Fitriana tampak memeluk ke dua putrinya sambil sesekali mengelap air matanya dengan sapu tangan.
Sesekali, seorang kerabat perempuan yang berada di belakang memegang bahu Fitriana seperti berusaha menguatkan.
Kolonel Hendrikus Haris Haryanto yang didaulat sebagai komandan upacara menyebut kematian Sandy sebagai suatu hal yang mengejutkan.