CIREBON - Mantan Bupati Cirebon Dedi Supardi menghembuskan napas terakhir. Dia meninggal di tengah perawatannya di Rumah Sakit Sumber Waras, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.
Dedi masuk rumah sakit setelah beberapa lama, sejak di akhir-akhir jabatannya, mengalami sakit. Dia dikabarkan sempat mengalami stroke kala itu. Terakhir kali, Dedi masuk RS Sumber Waras, Minggu 28 Juni lalu. Sejak itu dirinya tak sadarkan diri hingga meninggal.
Salah satu kerabat keluarga Syamsul Maarif menyebutkan, Dedi meninggal pada Kamis malam sekitar pukul 19.15 WIB. "Jenazah akan dibawa ke rumah duka di Kompleks The Gardens, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, untuk dimandikan,” ungkapnya.
Sayang, pihak keluarga masih enggan membeberkan penyebab pasti meninggalnya Dedi. Rumah duka sendiri hingga sekitar pukul 22.13 WIB, dipenuhi para pelayat, baik masyarakat, pejabat, maupun mantan pejabat setempat.
Dedi meninggalkan seorang istri, Raden Sri Heviyana, dan empat anak, masing-masing Dea Angkasa Putri, Debby Rattania, Andi Yusuf, dan Andi Arman Maulana. Rencananya, jenazah Dedi akan dikebumikan di kampungnya di Cilimus, Kabupaten Kuningan.