JAKARTA – Dampak erupsi Gunung Raung kembali memaksa maskapai Garuda Indonesia mencoret 32 jadwal penerbangannya dengan rute dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.
Hal tersebut tak lain disebabkan Gunung Raung menggeliat lagi dan meletupkan erupsi. Dampaknya, debu vulkanik sangat mengganggu jalur penerbangan dari dan ke Bandara Ngurah Rai.
Penutupan Bandara Ngurah Rai diberlakukan mulai pukul 13.00-19.00 Wita hari ini, Rabu (22/7/2015), setelah Briefing Office Kementerian Perhubungan RI mengeluarkan NOTAM (Notice to Airman) No. A1493/15.
Sebagaimana rilis yang diterima Okezone, maskapai berpelat merah belum akan mengoperasikan penerbangannya sampai adanya pengumuman lanjutan.
Sementara itu untuk para penumpang yang sudah terjadwal dari dan menuju Denpasar yang ingin melakukan penjadwalan ulang penerbangannya, Garuda Indonesia menerapkan kebijakan pembebasan biaya.
Para penumpang yang ingin me-reschedule penerbangannya, diharapkan memeriksa reservasi jadwal mereka via Call Center Garuda Indonesia.
Pembatalan jadwal penerbangan Garuda juga sedianya terjadi untuk rute dari dan menuju Bandara Notohadinegoro (Jember) dan Bandara Blimbingsari (Banyuwangi).
Kedua bandara itu juga sudah ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut jika jalur udara tak lagi terganggu debu vulkanik Gunung Raung.
Berikut rute penerbangan Garuda Indonesia yang dibatalkan:
1. Jakarta – Denpasar GA 408