Pesan dengan tagar #DeathNote telah dibaca sebanyak 100 juta kali di Weibo. Sementara diskusi mengenai komik tersebut melibatkan ratusan ribu pengguna internet.
"Astaga, satu-satunya kesenangan yang kita miliki kini dilarang," kata salah seorang pengguna Weibo. Sementara pengguna lain membandingkannya dengan komik terbitan China yang kebanyakan ditujukan untuk pembaca anak-anak. "Apakah Anda berharap kami yang berusia 20-30 tahun menonton kartun untuk anak berumur 2 tahun?"
April lalu, Pemerintah China menyatakan akan menghentikan konten yang mengandung kekerasan dan pornografi serta mewajibkan situs internet, program televisi asing, dan film untuk memiliki linsensi. Daftar judul yang dilarang pemerintah China telah dikeluarkan bulan lalu.
Menurut pejabat Kementerian Kebudayaan China, Liu Qiang, pelarangan tersebut bertujuan untuk menjaga kesehatan perkembangan mental anak muda.
(Pamela Sarnia)