SBY memberikan contoh seperti foto resmi Presiden yang dibakar dan diinjak-injak. "Ada yang mengarak kerbau yang pantatnya ditulisi "SBY" dan kata-kata kasar penuh hinaan di media dan ruang publik,"kata SBY dalam akun Twitter-nya, Minggu (9/8/2015).
Ketua Umum Partai Demokrat ini mengatakan, ia bisa saja melaporkan semua orang yang menghina dirinya ke polisi.
"Kalau saya gunakan hak saya untuk adukan ke polisi (karena delik aduan), mungkin ratusan orang sudah diperiksa dan dijadikan tersangka," katanya.
Andai itu terjadi kata SBY, mungkin rakyat tak berani mengkritik, bicara keras karena takut dipidanakan dan dijadikan tersangka. "Saya jadi tidak tahu apa pendapat rakyat," ucapnya.