Selain itu, lanjutnya, sebanyak 13 sepeda motor milik pelaku tawuran juga diamankan polisi. Sepeda motor tersebut ditinggal pemiliknya usai polisi membubarkan tawuran.
"Kita dapat informasi dari warga, kemudian langsung bergerak. Kebetulan lagi operasi cipta kondisi juga," bebernya.
Agustinus menambahkan, diduga aksi tawuran tersebut dipicu lantaran aksi saling ejek antarkelompok pemuda. Sehingga, menimbulkan aksi tawuran tidak dapat dihindarkan dari tempat tersebut.
"Karena pemuda sering nongkrong di tempat tersebut dan saling ejek, kemudian terlibat tawuran," tuturnya.
(Arief Setyadi )