Hanya saja, rencana besar itu mulai disorot wakil rakyat. Pasalnya, tidak pernah ada pembahasan sebelumnya dengan kalangan DPRD Bali.
"Terus terang kami terkejut dengan rencana tersebut, sebab tak ada pembahasan sebelumnya," kata anggota Komisi III DPRD Bali, Kadek Diana saat dihubungi wartawan.
Kendati, penganggarananya berasal dari APBN, namun kata dia tetap saja harus ada pembahasan bersama dengan dewan.
Hal itu penting dilakukan, sebab terkait tanggung jawab dewan dalam melakukan pengawasan terhadap eksekutif. apalagi, pengerjaan fisik penataan Civic Center Renon itu dimulai awal tahun depan.
"Kami minta dibuka ruang untuk membahas ini, untuk memudahkan kami dalam melakukan pengawasan program eksekutif," tandas politisi PDIP asal Kabupaten Gianyar itu.
(Rizka Diputra)