Calhaj Meninggal, Suasana Duka Terlihat di SMAN 8 Bandung

Oris Riswan, Jurnalis
Senin 14 September 2015 10:47 WIB
Ratusan siswa, alumni, guru dan pembina SMAN 8 Bandung mengelar Salat Gaib pasca-meninggalnya Adang Joppi Lili (foto: Oris Riswan-Okezone)
Share :

BANDUNG - Suasana duka terlihat di SMAN 8 Bandung, Jawa Barat, menyusul Adang Joppy Lili (58) yang merupakan salah seorang guru di sekolah tersebut diketahui meninggal dunia akibat insiden crane jatuh di Masjidil Haram, Makkah.

Sebagai bentuk penghormatan sekaligus duka cita, setidaknya sebanyak 1.000 orang yang terdiri dari para guru, siswa, alumni, dan keluarga besar SMAN 8 Bandung menggelar Salat Gaib di halaman sekolah pada Senin (14/9/2015) sekira pukul 08.30 WIB.

Salat Gaib dipimpin Undang Sofwandi yang merupakan salah seorang guru SMAN 8 Bandung. Sebelum memimpin salat dan mewakili pihak sekolah, Undang menyampaikan duka atas meninggalnya Adang. Ia pun mengajak seluruh keluarga besar SMAN 8 Bandung untuk memberi maaf atas kesalahan Adang Joppy semasa hidupnya.

"Semoga niat almarhum dalam melaksanakan ibadah haji tercatat sebagai haji yang mabrur. Istri beliau dan keluarganya yang masih ada di Tanah Suci dan keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan," kata Undang.

Tak lama kemudian, Salat Gaib pun digelar. Mereka semua tampak khusyuk. Suasana duka di lokasi tiba-tiba semakin terlihat. Saat melaksanakan Salat Gaib, beberapa guru dan siswa terlihat menangis. Bahkan seusai salat, tangisan haru terlihat semakin banyak.

Setelah Salat Gaib selesai dilakukan, mereka yang hadir di lokasi melanjutkan dengan Salat Istisqa’ dan muhasabah. Salat dilakukan agar kekeringan dan berbagai musibah yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia segera berhenti.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya