PARIS – Sebuah konferensi umat beragama yang digelar pada Minggu 13 September di dekat Kota Paris, Prancis, dilaporkan telah dikacaukan oleh aksi dua perempuan dari aktivis gerakan feminis Prancis, yang bertelanjang dada (topless).
Seperti dilansir dari Telegraph, Selasa (15/9/2015), para aktivis perempuan itu berasal dari kelompok gerakan feminis garis keras (Femen). Ketika konferensi berlangsung, dua aktivis perempuan itu melompat ke atas panggung dan merebut microphone dari pembawa acara.
Mereka yang bertelanjang dada dan memiliki tulisan “Tidak ada yang membuat saya menyerah” di dada mereka kemudian berteriak-teriak di atas panggung.
“Tidak ada yang membuat saya menyerah, tidak ada siapa pun yang memiliki saya. Saya adalah nabi bagi diri saya sendiri,” tegas dua perempuan tersebut.