Sesaat setelah kekacauan itu terjadi, petugas keamanan segera naik ke atas panggung dan berupaya meminta kedua perempuan itu turun. Namun, dua aktivis itu tetap tidak mau turun dan terus berteriak-teriak.
Akhirnya, beberapa petugas keamanan membantu dan menyeret paksa dua aktivis perempuan itu turun dari atas panggung. Kedua aktivis itu kemudian diamanan petugas kepolisian setempat untuk dimintai keterangan.
Para aktivis Femen di Prancis memang dikenal sering menargetkan ikon-ikon agama Kristen, seperti menodai salib di lapangan Santo Petrus atau memamerkan dada mereka di gereja-gereja. Kelompok ini didirikan di Ukraina pada tahun 2008, tetapi telah menjadi fenomena di seluruh Eropa.
(Jihad Dwidyasa )