Sementara di wilayah Sumatera, total titik panas di berjumlah 497 titik. Dengan daerah terbanyak Provinsi Jambi dengan 169 titik, kemudian Provinsi Sumatera Selatan 159 titik dan Riau di posisi ketiga penyumbang kebakaran. Sisanya diberbagai provinsi lain di Sumatera.
"Hujan diprediksi pada awal Oktober. Kita berharap semua pihak tetap waspada karena saat ini lahan masih mudah terbakar," tuturnya.
Kebakaran di Riau sudah berlangsung lebih dari sebulan. Bencana ini sudah melumpuhkan perenomian warga, dunia penerbangan, melumpuhkan pendidikan dan korban berjatuhan dan sudah puluhan ribu warga terserang penyakit ISPA.
(Fiddy Anggriawan )