BENGKULU - Kabut asap yang diduga kiriman dari provinsi tetangga, mulai berdampak negatif bagi warga di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Kabut asap membuat warga kesulitan bernafas.
''Kabut asap benar-benar membuat sesak. Kejadian ini sudah terjadi beberapa pekan terakhir,'' kata warga Kabupaten Lebong, Dwi Anggalia, kepada Okezone, Sabtu (19/9/2015).
Dwi mengatakan, untuk melakukan aktivitas di luar rumah, warga harus menggunakan masker agar tidak menghirup udara yang tercampur asap akibat kebakaran lahan.
''Udara di wilayah saya tinggi mulai tidak sehat, sebab bau asap. Makanya saat beraktivitas di luar rumah selalu mengenakan masker," ujar dia.