Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu, Anggoro Dwi Sujiarto, menyatakan sudah menerjunkan tim ke lokasi kejadian.
"Kita sudah menerjunkan tim ke lokasi untuk mengecek secara langsung," jelas Anggoro saat ditemui di ruang kerjanya.
Dia juga mengatakan, tim yang dikirim akan melakukan pengusiran harimau dengan cara membunyikan suara letusan. Tujuannya, kata dia, agar harimau kembali ke kawasan hutan.
"Kita upayakan mengusir harimau. Jika memang membahayakan, alternatif terakhir BKSDA akan memancing harimau untuk masuk kerangkeng. Langkah itu kita lakukan jika memang membahayakan," jelas Anggoro.
Ia menambahkan, masuknya harimau ke permukiman warga diduga karena wilayah tersebut termasuk area bermainnya. "Bisa jadi itu lokasi bermain harimau," pungkasnya.
(Risna Nur Rahayu)