Sunar menyatakan sebenarnya di daerah Dukuh Duduhan ada candi lagi yang tidak jauh dari candi yang sedang digali tim arkeolog nasional. "Kalau di sana, ada patung perempuan cantik. Lagi tersenyum. Tapi patungnya juga sudah hilang," ungkap pria berusia 60-an tahun itu menegaskan.
Saat dikonfirmasikan ke Ketua Tim Pusat Penelitian Arkeolog Nasional, Agustijanto, ia menyatakan patut diduga patung tersebut merupakan Dewi Durga. "Itu Dewi Durga," tegas Agustijanto.
Menurut Agustijanto, candi dengan arca Ganesha yang sedang digali itu berhubungan dengan candi dengan arca Dewi Durga.
Agustijanto menyatakan biasanya kuil pemujaan umat Hindu membentuk Pantheon yang masing-masing berisi arca Dewa Siwa, arca Dewi Durga, arca Dewa Ganesha, dan arca Agastia. "Ciri-ciri candi Hindu itu biasanya begitu," terang Agustijanto.
Sebelumnya di lokasi penggalian candi, Agustijanto menyatakan candi dengan arca Ganesha merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. "Kita melakukan penelitian untuk membuktikan memang ada bangunan candi. Dan memang ada struktur tersisa bangunan candi di sini," kata Agus.