Johan menduga sawah di lokasi candi itu dulu merupakan sawah buatan bukan alami. Menurut Johan, sebelum didirikan candi, wilayah Dukuh Duduhan merupakan hutan belantara.
"Kelihatannya ini sawah buatan. Orang-orang membuka hutan membuat sawah dan sebagian di sini untuk pemujaan," terang Johan.
Sebelumnya, Kepala Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Agustijanto, menyatakan bangunan candi diduga berdiri pada abad 8 sampai 10 masehi atau saat Jawa dikuasai Kerajaan Mataram kuno.
"Kelihatan gaya seni Jawa Tengah periode Mataram Kuno antara 8 sampai 10 masehi," beber Agus seraya menyatakan bahwa periode Mataram Kuno dimulai dari Raja Sanjaya, Panangkaran, dan Rakay Pikatan.
(Risna Nur Rahayu)