Keduanya disiksa dan dibunuh dengan keji, di mana Katamso sendiri dihabisi dengan dipukul kepalanya hingga pecah dengan tangkai mortir.
Katamso jadi musuh PKI lantaran sebelumnya aktif membina Resimen Mahasiswa (Menwa) untuk bisa siap menghadapi ancaman PKI yang kian memanas.
Tidak hanya Katamso dan Soegijono yang jadi korban. Tercatat, ada belasan perwira lainnya dari Kodam Diponegoro macam Kolonel Marjono, Kolonel Sukardi, Letkol Idris, Mayor Suherman, Mayor Karsidi, Mayor Kartawi, Mayor Muljono dan Mayor Subadhi.
Di Kota Solo, Komandan Brigade VI, Kolonel Azahari, Kastaf Brigade VI Letkol Parwoto, Dandim 0735 Letkol Ezi Soeharto, Kastaf Kodim 0735 Mayor Soeparjan, serta Danyon M, Mayor Darso juga jadi korban Gestapu.
(Randy Wirayudha)