JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana meyakini dirinya tak terlibat dalam korupsi pengadaan alat uninterruptible power supply (UPS) pada sejumlah sekolah di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.
Namun, pria akrab disapa Haji Lulung itu tak ingin tinggi hati seperti Anas Urbaningrum yang pernah menyatakan siap digantung di Monumen Nasional (Monas) bila terlibat dalam korupsi proyek pembangunan Wisma Atlet di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Hal itu diungkapkan kuasa hukum Lulung, Razman Nasution saat mendampingi Lulung menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Mabes Polri.
"Tetapi yang selalu terbayang dalam pikiran klien kami (Haji lulung) adalah, 'saya bisa menjamin bahwa diri saya tidak terlibat terhadap UPS'. Kita enggak mau berandai-andai seperti Anas, gantung saya di Monas misalnya, tetapi beliau (Lulung) mengatakan bahwa saya bersedia membuka tabir ini," ujar Razman di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/10/2015).
Razman menganggap, jika penyidik Bareskrim melakukan penyidikan dengan benar, tidak tertutup kemungkinan aktor penting yang terlibat dalam kasus pengadaan UPS akan terungkap.
"Jangan sampai ada kriminalisasi. Kuasa hukum yang pernah membantu Polri dalam praperadilan, malah mengajukan praperadilan karena putusan Polri," tegas Razman.