JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) berkesempatan menjadi inspektur upacara peringatan HUT TNI ke-70 yang digelar di Markas Kodam Jaya/Jayakarta.
Mantan Gubernur Belitung Timur ini mengungkapkan kenangannya akan ulang tahun sang Ayah yang juga bertepatan dengan HUT TNI.
"Untuk saya pribadi, ini ulang tahun bapak saya. Ayah saya tuh paling bangga dalam hidupnya, dia selalu ngomong, 'saya ini lahir 5 Oktober, harus berjuang, harus berkorban'. Kalau masih hidup, beliau 85 tahun. Itu yang membuat saya sangat berterimakasih atas kerjasama TNI Polri," kata Ahok di Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (5/10/2015).
Selain cerita tentang ulang tahun sang ayah, Ahok juga mengungkapkan prestasinya atas kerjasama TNI, Polri dan Pemda DKI Jakarta yang terjalin selama satu tahun terakhir dalam penyelenggaraan berbagai hari bersejarah.
Hadirnya Ahok sebagai inspektur upacara, diakuinya sebagai bukti TNI menghormati sipil sebagai komponen pembangun kekuatan bangsa.
"Ini merupakan bukti bahwa TNI adalah rakyat, rakyat adalah TNI. Kalau kita bicara reformasi, yang paling bisa mereformasikan diri adalah TNI sampai hari ini. Berani meninggalkan bisnis, berani meninggalkan politik, harus mundur. Kita harus menghargai, " lanjut dia.
Mantan anggota Komisi II DPR RI itu juga mengomentari sosio drama yang menampilkan perjuangan Jenderal Besar Soedirman.
Menurutnya, banyak anak muda sekarang justru tak mengenal nama besar Sudirman. Karenanya sosio drama yang digelar sehabis upacara tersebut, menjadi penting sebagai pengingat generasi muda akan sejarahnya.
Karena TNI itu, dari drama kolosal tadi, kalau enggak ada orang yang mau berkorban, kalau enggak ada yang mau mati, enggak ada kita punya sebuah negara merdeka," kata dia.
Di hari ulang tahun TNI ke-70 ini, Ahok berharap kesejahteraan prajurit lebih diperhatikan, sebagaimana amanat Presiden.
"Kesejahteraan prajurit harus diperhatikan sesuai dengan amanat Presiden. saya kira apa yang saya bacakan amanat Presiden tadi, itulah harapan kita semua," tukas Ahok.
(Randy Wirayudha)