Di hari kedua pun sama, tidak banyak yang bisa dia lakukan selain terapung. Namun dia melihat pulau dan mencoba berenang tetapi tetap tidak kuat.
Pagi harinya saat bangun, dirinya sudah berada di kapal penyelamat. "Saya tidak makan, cuma minum selama mengapung. Halusinasi sering muncul, waktu itu kebayang di pinggir danau. Saya ditemukan sudah dalam keadaan telanjang bulat padahal awalnya berpakaian lengkap," urainya.
Pria yang bekerja sebagai Helicopter Landing Oficer (HLO) ini mengatakan, setelah dirawat selama beberapa hari di RS Bhayangkara Medan, ternyata taka da luka serius di tubuhnya.
Menuturnya, itu karena pengalaman bertahan hidup waktu pendidikan semi militer. "Waktu sekolah dulu pernah mengikuti pelatihan outbond semi militer,"katanya.
Dia mengaku bangga menjadi warga kehormatan marinir yang diberikan langsung oleh Serma Totok Santoso sebagai Ketua Tim Sar karena mampu bertahan selama tiga hari di Danau Toba. "Saya dikasih baju dan baret," pungkasnya.
(Abu Sahma Pane)