Pamor Jokowi Hilang di Setahun Kepemimpinannya

Gunawan Wibisono, Jurnalis
Selasa 20 Oktober 2015 14:04 WIB
Presiden Jokowi (foto: Okezone)
Share :

"Dan Presiden yang prorakyat malah sering berkunjung ke luar negeri, seperti mengajak investasi, padahal masyoritas Indonesia itu cenderung nasionalis," tegasnya.

Karenanya, dia binggung mengapa Jokowi bisa terpilih menjadi presiden, padahal dalam filasfat Jawa, orang cenderung memilih calon berdasarkan bibit, bobot dan bebet. Bibit berarti asal-usul, keturunan. Bebet adalah keluarga, lingkungan, dengan siapa teman-temannya. Sedangkan bobot adalah kepribadian, pendidikan, pekerjaan.

"Pak Jokowi orang beruntung tidak disangka akan menjadi presiden, karena orang Jawa harus ada bibit, bobot bebetnya, ini mah gak tau yang mana yang dipunya Jokowi," tegasnya.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya