Walhi: Sudah 21 Orang Meninggal Akibat Asap

Mohammad Saifulloh, Jurnalis
Jum'at 30 Oktober 2015 10:22 WIB
Ilustrasi. Dok Okezone
Share :

“Mereka ini, katanya, punya jutaan karyawan. Klaim mereka sekitar 22 juta pekerja. Kalau 10 persen saja pekerjanya itu diturunkan untuk memadamkan api, maka titik-titik api bisa diminimalisir,” ujar dia.

Mukri menyatakan tak bisa membayangkan bagaimana kualitas hidup balita, anak-anak dan bayi dalam kandungan ke depan, jika dalam kurun waktu yang lama terus menghirup asap dari kebakaran hutan dan lahan ini.

Sementara itu, untuk mencegah korban lanjutan, masyarakat sipil di Kalimantan Tengah termasuk Walhi bersama Gerakan Anti Asap (GAS) mencoba melakukan evakuasi mandiri terhadap kelompok rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil dan para manula.

“Kita melakukan sejumlah upaya untuk meringankan korban asap ini dengan beberapa potensi yang kita punya, meski secara finansial kami terbatas,’ ujar Direktur Walhi, Kalimantan Tengah, Arie Rompas.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya