Khusus kebakaran lahan dan hutan di Papua, Sutopo mempertanyakan adanya keterkaitan dengan proyek pembangunan pemerintah di kawasan Merauke. Terlebih yang terjadi di pulau paling timur Indonesia itu ialah pembakaran lahan gambut.
"Apakah ada kaitannya dengan pembangunan Marauke? Gambut di Papua kedalamannya kurang dari dua meter dan di sana pembakaran lahan gambut (terjadi)," imbuhnya.
Adapun kebakaran lahan dan hutan, lanjut Sutopo, banyak terjadi di daerah perbatasan yang infrastrukturnya terbatas. Dari persebaran titik api, 30 persen di antaranya berada di kawasan hutan non-konsesi, dan 20 persen di perkebunan kepala sawit, serta 20 persen di area penggunaan lain.
"Lima persen berada lahan lain-lain, termasuk adanya konflik politik lokal dan belum jelasnya kepemilikan lahan," pungkasnya.
(Rizka Diputra)