Gubernur Bengkulu Minta Maaf kepada Pemenang Salat Berhadiah

Demon Fajri, Jurnalis
Selasa 17 November 2015 11:13 WIB
Salat. (Foto: Demon/Okezone)
Share :

BENGKULU - Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah meminta maaf kepada 131 pemenang lomba salat berjamaah berhadiah umroh. Sebab, hadiah tidak bisa diberikan dengan menggunakan dana APBD .

''Saya mohon maaf, kami dari Pemerintah Provinsi Bengkulu belum bisa mengakomodir untuk memberangkatkan pemenang salat berhadiah untuk umroh karena itu bertentangan dengan peraturan,'' ujarnya, Selasa (17/11/2015).

Peraturan yang melarang penggunaan APBD untuk program lomba salat berjamaah berhadiah adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 910/993/2015 tentang Penyediaan Anggaran Kegiatan Peningkatan Keagamaan dengan Belanja Jasa Perjalanan yang Melarang.

Dalam peraturan disebutkan, hadiah hanya dapat diberikan kepada aparatur yang berprestasi secara kinerja. Bukan berprestasi pada suatu kompetisi seperti lomba salat berjamaah.

Lomba Salat berjamaah sendiri diadakan Pemerintah Kota Bengkulu. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, hadiah lomba tersebut tidak bisa disiapkan negara. Sebab, payung hukumnya belum ada.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya